Rakorwil NU Peduli PWNU Jawa Tengah

Gelar Rakorwil NU Peduli Se Jateng, PWNU Rumuskan Petunjuk Teknis

Semarang, nupedulijateng.org

PWNU Jawa Tengah melalui Tim NU Peduli Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi NU Peduli se-Jawa Tengah, Sabtu (14/01) di Kampung Kopi Banaran Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus NU Peduli PCNU se-Jawa Tengah yang diwakili oleh Wakil Ketua PCNU yang membidangi, Ketua LAZISNU PCNU dan Ketua LPBI PCNU.

“Alhamdulillah Rakorwil NU Peduli PCNU Se Jawa Tengah pada hari ini dihadiri 30 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kota Se Jateng”, ujar Pudji Wibowo, Ketua Pelaksana Rakorwil NU Peduli.

Hadir pula pada Rakorwil ini Ketua PWNU Jawa Tengah Drs. KH. Mohamad Muzamil yang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, bersama Katib Syuriah PWNU Jateng KH Munif Abdul Muhcit, Ketua NU Peduli Jateng, Kyai Mandzur Labib, Sekretaris NU Peduli, M. Pudji Wibowo, Ketua LAZISNU Jawa Tengah, H. Muh Mahsun, dan Ketua LPBI NU Jateng, Winarti.

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Pudji Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini akan merumuskan skala prioritas program berdasarkan karakteristik masing – masing daerah yang disesuaikan dengan kemampuan Lembaga dalam hal aksi rehab dan rekon.

“Dalam Rakorwil NU Peduli PCNU Se-Jawa Tengah akan mereview petunjuk teknis atau SOP Tim NU Peduli serta perumusan skala prioritas program berdasarkan karakteristik masing-masing daerah”, ujar Pudji Wibowo.

Sementara itu, Kyai Muzamil dalam sambutannya menyampaikan bahwa NU Peduli di masing – masing tingkat harus laporan dengan Pengurus NU sesuai tingkatnya dan sekaligus Lembaga atau Badan NU satu tingkat di atasnya.

“Dalam konteks Jam’iyyah, kita juga harus taat asas organisasi NU, karenanya Tim NU Peduli di masing – masing harus laporan kepada Pengurus NU sesuai tingkatanya sekaligus lembaga atau badan NU satu tingkat diatasnya” papar Kyai Muzammil.

Lebih lanjut Ketua PWNU Jateng menjelaskan tujuan diselenggarakannya rapat koordinasi adalah tercapainya persepsi bersama terkait penanganan bencana, termasuk pemahaman atas peta wilayah merah, kuning dan hijau pada lokasi bencana agar tepat sasaran ketika melaksanakan bantuan tahap Rehab dan Rekon.

“Ini kadang-kadang kita cabang-cabang ingin segera mentasyarufkan dan membangun, tidak tahunya itu ternyata daerah maerah ini perlu diperhatikan dan semoga donasi dari seluruh Nahdliyyin yag telah disalurkan mendapatkan balasan yang lebih baik. jelas Kyai Muzamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: